Suasana penuh haru menyelimuti SMP Negeri 10 Kota Surakarta dalam peringatan Hari Guru Nasional ke-80 yang jatuh pada tanggal 25 November 2025. Berbeda dari upacara biasa, upacara bendera kali ini terasa sangat istimewa ; seluruh petugas upacara adalah para guru.

Di bawah langit biru yang meneduhkan, para siswa baris di lapangan dengan tertib. Menariknya, pembina upacara, pengibar bendera, hingga pemimpin lagu kebangsaan adalah sosok yang setiap hari dipanggil “Bapak dan Ibu Guru”.

Kegiatan upacara sendiri dimulai pukul 07.00 WIB. Bapak Ahmad Fathony, S.Pd.I. selaku pemimpin upacara memimpin jalannya upacara dengan baik, sementara Bapak Sarino menjadi pembina upacara yang menyampaikan amanat dengan bersemangat.

Tibalah saatnya paduan suara guru menyanyikan lagu “Hymne Guru” dan “Terima Kasih Guruku”. Suasana haru semakin terasa, para siswa bernyanyi dengan khidmat sambil meresapi setiap lirik demi lirik lagu tersebut.

Usai upacara, suasana hangat makin terasa. Sebagai tradisi tahunan yang sudah dinantikan, para guru berbaris di lapangan. Para siswa baris dengan tertib untuk bersalaman kepada para guru. Tak hanya sekedar bersalaman, mereka juga mengucapkan terima kasih secara langsung. Beberapa siswa tampak memberikan bunga sebagai simbol ucapan terima kasih.

Para guru merasa terharu, bahkan beberapa tak mampu menahan air mata mereka. Mereka pun berharap agar para siswa kelak akan menemukan jalan mereka menuju kesusksesan.

Dengan adanya kegiatan peringatan hari guru ini, dapat menegaskan kembali bahwa guru merupakan sosok penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru merupakan secercah cahaya dalam kegelapan, juga embun penyejuk dalam kehausan.

Selamat Hari Guru Nasional! Teruslah menginspirasi, teruslah menjadi pelita. Karena guru hebat, Indonesia kuat!


Kontributor Penulis: Siti Nurjanah, S.Pd.
Diunggah oleh: Is Choliza, S.Pd.